Real Madrid memilih untuk mengambil jalan yang tidak biasa. Di bursa transfer, biasanya klub-klub akan sangat terbuka untuk melakukan negosiasi untuk pemain mereka. Kebutuhan dana segar menjadi alasan utama dan paling sering. Klub bisa mendapat tambahan dana dari penjualan pemain. Dana ini akan bisa mereka gunakan untuk membantu proyek lainnya dalam periode yang sama atau berikutnya. Tapi bagi Real Madrid, tak selamanya mereka harus membuka diri untuk membicarakan penjualan pemain. Mereka justru kadang-kadang memilih untuk menutup semua pintu negosiasi. Strategi ini mereka berlakukan untuk beberapa pemain. Untuk tahun depan, strategi ini mereka arahkan kepada Endrick.
Tolak Negosiasikan Endrick
Real Madrid kembali harus berurusan dengan strategi pengelolaan pemain. Los Blancos punya nama besar yang telah mereka jaga selama puluhan tahun. Seluruh Eropa dan dunia mengenal mereka sebagai klub legendaris dengan prestasi segudang. Mereka bisa bergerak sejauh ini karena berhasil mengombinasikan strategi yang efektif sekaligus kemampuan pemain yang terus menerus diasah. Sukses menjuarai satu turnamen ke turnamen yang lain secara alami membuat Los Blancos dilirik oleh klub-klub lain yang sedang mengincar bala bantuan tambahan. Sekarang, yang menjadi incaran adalah Endrick.
Tapi Los Blancos sudah menetapkan pendirian mereka. Sudah ada beberapa klub yang mencoba meyakinkan tim ini kalau melepaskan pemain tadi akan menjadi keputusan yang akan sangat menguntungkan mereka. Tapi Real Madrid memilih untuk bertindak berlawanan dengan anggapan tadi. Mereka menolak semua godaan untuk melepaskannya du musim panas tahun depan. Jose Mourinho yang bertindak sebagai komandan mereka percaya kalau mempertahankan tiga striker di bagian tengah depan akan menjadi kunci bagi langkah mereka di musim ini dan berikutnya. Mantan pelatih AS Roma ini tetap percaya kalau mereka masih akan bisa berhasil dengan formasi yang ada sekarang. Tak ada keraguan sedikit pun dalam matanya di saat pemain ini baru bisa mendapatkan 4 menit tampil di musim ini.
Memang waktu bermain yang minim menjadi alasan natural untuk mengincar seorang pemain. Hal yang sama kembali terjadi. Waktu tampil yang minim secara alami membuat spekulasi tentang trasnfer keluar pemain Real Madrid tadi mulai mengemuka. AC Milan, AS Roma, dan beberapa klub dari Inggris perlahan-lahan menunjukkan harapan mereka untuk bisa memberi kesempatan lebih baik kepadanya di lokasi yang baru. Tapi tidak ada satu pun dari mereka yang berhasil membujuk Mourinho untuk mengubah pendiriannya. Sempat menjadi pertanyaan publik, tapi sekarang mungkin ada alasan di balik ketetapan pelatih Real Madrid tadi. Ada alasan yang membuatnya memilih untuk menolak semua negosiasi tadi. Semua usaha untuk menjadikan pemain ini pemain permanen di tempat lain akan langsung mereka mentahkan.
Dapatkan Penawaran dari Roma dan Milan
Dua klub dari luar Inggris, AC Milan dan AS Roma, sedang mempelajari beberapa opsi formasi yang bisa mereka gunakan untuk menghadapi tantangan yang terus berkembang. Mereka akan mencoba musim panas tahun depan untuk menemukan pemain yang tepat untuk setiap skenario yang sedang mereka siapkan. Kedua tim ini sangat terbuka untuk semua kemungkinan. Mereka terbuka untuk membahas negosiasi dengan skema peminjaman dengan ketentuan pembelian. Mereka juga tidak menutup diri kalau memang harus melakukan transfer langsung. Opsi alternatif ini sebenarnya cukup menguntungkan Real Madrid karena mereka secara langsung diberikan kendali lebih besar untuk menentukan langkah berikutnya bagi pemain mereka.
Tapi Los Blancos menyatakan kalau pendirian mereka masih belum berubah. Mereka sama sekali belum berencana untuk melepas pemain kelahiran Brasil ini. Paling tidak mereka tidak berencana untuk melakukannya secara permanen. Sekilas, hal ini telrihat kalau Mourinho punya harapan dan kepercayaan yang besar kepada pemain tadi. Tapi sekarang penggemar mulai mendapat gambaran sekilas tentang gambaran yang lebih besar di balik keputusan ini. Ada indikasi yang menyebut kalau keputusan ini mungkin dipengaruhi dengan rencana pembangunan tim yang lebih luas. Real Madrid sudah punya rencana tentang bentuk klub ideal dan mereka sekarang sedang mencoba untuk mewujudkannya. Pola baru sedang mereka usahakan untuk dibentuk dengan 3 orang pemain sebagai striker utama.
Dua Klub Tertarik Bahas Endrick
Sampai bursa nanti dinyatakan efektif dibuka, semua klub masih punya peluang yang sama rata untuk melakukan transfer. Tapi dari jauh hari, AS Roma mencoba untuk mengamankan target mereka. Mereka langsung mengambil langkah-langkah strategis agar incaran mereka tidak memilih untuk pindah ke tempat lain.
Sebelumnya sempat terendus kabar kalau sebuah klub dari Seri A nyaris mendapatkan Endrick sebagia pemain sementar amereka. Tapi Mourinho dengan cepat menghentikan negosiasi. Dia langsung mengirim permintaan pribadi kepada Los Blancos untuk mempertahankan pemain ini. Belakangan diketahui kalau waktu itu, tim yang dimaksud adalah AS Roma. Mereka sempat berusaha untuk ,enggoda Real Madrid melakukan transfer dengan menggunakan skema pinjaman. Opsi pembelian dimasukkan dalam negosiasi untuk meringankan beban pikiran Los Blancos. Tapi pendekatan ini masih belum bisa mengubah pendirian Mourinho. Dia percaya kalau Endrick masih memiliki peran penting bagi mereka.
Media kemudian mendapat bocoran lebih jauh tentang proses yang terjadi di balik layar waktu itu. Pembicaraan yang melibatkan tim-tim dari Italia ini berjalan lebih jauh dari sekadar langkah negosiasi biasa. Dua klub ini mempertimbangkan cara-cara alternatif yang bisa digunakan untuk melakukan transfer. Pilihan yang dipertimbangkan waktu itu termasuk pinjaman dengan kewajiban pembelian setelah kontrak berakhir, pindah permanen, dan perjanjian yang akan tetap memberi ruang bagi Real Madrid untuk mengembalikan Endrick di masa depan.
Negosiasi ini bahkan sampai melibatkan pelaith AS Roma. Gian Piero Gasperini, pelatih AS Roma, sampai dikabarkan menghubungi langsung staf pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti. Dia mencoba menggali sebanyak mungkin informasi tentang pemain ini dari mantan pelatihnya. Tapi semua upaya ini masih belum berbuah. Real Madrid masih belum bersedia dengan penawaran mereka. Tim ini masih belum bersedia untuk mencoret namanya dari daftar pemain merea secara permanen. Sikap ini kemudian dianggap sangat kontras dengan semua pembicaraan yang terjadi waktu itu dan perkembangan di lapangan.
Kalau melihat statistikya, Endrick hanya mendapatkan 4 menit di tengah lapangan dari Mourinho di sepanjang musim ini. Statistik yang dikumpulkan dari pertandingan emreka menunjukkan kalau Mourinho hanya sekali memberikan tugas kepada pemain ini dan itu pun hanya dalam kapasitas sebagai pemain cadangan. Sampai saat ini, situasi di Real Madrid masih belum berubah. Kylian Mbappe masih menjadi pilihan teratas Mourinho untuk bagian tengah. Sedangkan posisi berikutnya langsung diisi oleh Carlos Espi, pemain yang baru saja bergabung dnegan mereka di musim panas.
Di balik alasan Real Madrid, mungkin semuanya terletak pada harapan pelatih mereka kalau Endrick akan akhirnay bisa membuktikan potensinya di mata penggemar. Hal ini akan sesuai dengan rencana yang sedang dibangun oleh Los Blancos sekarang. Mereka sedang berusaha untuk membangun 3 striker di bagian depan. Rencana ini seharusnya akan membantu mereka untuk mendapatkan opsi alternatif di bagian depan. Awalnya peran ini akan dipercayakan kepada Gonzalo Garcia, yang kemudian justru memilih untuk pindah. Lalu ketika Espi bergabung dengan mereka setelah datang dari Levante, Real Madrid akhirnya punya pilihan baru untuk menjalankan rencana ini. Sekarang, mereka mencoba untuk menempatkan Endrick, Espi, dan Mbappe dalam formasi yang baru di bagian depan.

